Komplikasi Penyakit Jantung

Komplikasi penyakit jantung adalah segala gangguan medis lainnya yang diakibatkan karena seseorang yang mengidap penyakit jantung. Dari beberapa komplikasi penyakit jantung yang terjadi bisa disebut sangat berbahaya yang bisa menjadi sangat mematikan.

komplikasi penyakit jantung

komplikasi penyakit jantung

Detak jantung yang tidak tetatur atau dalam istilah kedokterannya yaitu fibrilasi atrium yang merupakan salah satu faktor utama resiko stroke iskemik dan gejala ini belum banyak diketahui masyarakat Indonesia. Padahal resikonya lebih besar daripada faktor risiko yang lain. Fibrilasi atrium terjadi bila serambi jantung atau atrium berdetak tidak teratur. Dalam keadaan normal, jantung memiliki semacam generator dan kabel-kabel listrik sehingga denyut yang dihasilkan bisa berjalan teratur. Keadaan ini menyebabkan detak jantung menjadi tidak konsisten, kadang cepat, kadang malah melambat ini yang disebut dengan fibrilasi atrium.

Denyut jantung itu yang tidak teratur, membuat mereka rentan mengalami terbentuknya penggumpalan darah di dalam atrium yang jika pecah dan bergerak menuju otak akan berpotensi menyebabkan serangan stroke. Sayangnya fibrilasi atrium ini yang merupakan salah satu faktor risiko utama stroke iskemik yang sayangnya belum banyak dikenal oleh masyarakat. Stroke juga sering disebut sebagai penyakit jantung yang merupakan penyebab kematian tertinggi untuk kategori penyakit tidak menular diperkirakan satu orang di dunia meninggal tiap 6 detik karena stroke atau hampir enam juta orang pertahunnya. Ketika seseorang sedang istirahat, jantung kita berdetak normal sekitar 60 sampai 80 kali dalam satu menit.

 3 macam detak jantung yang dapat terjadi pada pasien penderita penyakit jantung adalah:

  • Jantung pasien yang berdetak lambat atau sering disebut dengan bradikardia.
  • jantung pasien yang berdebar cepat atau takikardia.
  • Tidak efektifnya jantung dalam memompa darah yang keluar dari atrium dan ke dalam tubuh untuk sirkulasi atau sering disebut dengan vibrilasi. Seiring waktu vibrilasi ini dapat menyebabkan terjadinya stroke atau gagal jantung pada pasien. Namun, pada ventrikel vibrilasi yang merupakan jenis aritimia yang mematikan, karena 95% pasien penyakit jantung yang terkena ventrikel vibrilasi ini meninggal sebelum sampai dirumah sakit dan komplikasi penyakit jantung ini yang termasuk paling berbahaya.

Selain detak jantung yang tidak beraturan, gejala lain dari fibrilasi atrium yang paling mudah diidentifiaksi adalah seringnya jantung berdebar-debar atau gemetar, nyeri atau rasa tidak nyaman di dada, kesulitan bernapas, pusing dan pingsan, usia lanjut, pria, hipertensi, diabetes, penyempitan katup jantung, gagal jantung, dan penyakit jantung koroner.

Penyakit jantung dan gangguan dari gejala jantung ini aka menimbulkan komplikasi pada penyakit lainnya, seperti stroke. Sementara itu, para ahli kesehatan menyarankan agar selalu mewaspadai detak jantung yang tidak teratur itu karena jika terkena stroke, biasanya akan berdampak lebih parah dibandingkan dengan faktor risiko yang lainnya.

Komplikasi penyakit jantung lainnya seperti serangan jantung yang terjadi jika ada plak kolesterol dan pembekuan darah yang telah menyumbat pembuluh darah anda. Kurangnya aliran dareah yang ke jantung anda akan daat merusak oto jantung anda. Serta kematian mendadak yang menjadi komplikasi yang paling ditakuti olah hampir semua penderita penyakit jantung dan orang-orang disekitar.

Beberapa tips untuk pencegahan penyakit jantung dengan:

  1. Berolahraga secara teratur kurang lebih 30 menitan setiap harinya.
  2. Usahakan serta pertahankan berat badan ideal anda untuk menjauhi kemungkinan obasitas dan kolesterol.
  3. Jaga tekanan darah anda agar tetap stabil, maksimal 120/80
  4. Kendalikan kadar glukosan dalam darah dan kolesterol darah anda.
  5. Kurangi hal-hal yang menyebabkan stress dan usahakan untuk tidak merokok.

Pengobatan yang dapat anda lakukan sebagai usaha pencegahan penyakit jantung atau munculnya komplikasi penyakit jantung yang anda derita dengan beberapa obat yang biasanya diberikan pada seseorang yang mengalami serangan jantung seperti obat penurun kolesterol, obat penghilang rasa sakit, arpirin, beta bloker, nitrogleserin, dan obat penghambat angiotensin-converting enzyme seta calcium channel bloker.

Gejala yang muncul saat komplikasi penyakit jantung menyerang anda adalah:

Serangan jantung umumnya diawali dengan rasa sakit atau ketidaknyamanan di tengah dada yang berlangsung lebih dari beberapa menit atau kadang hilang dan kadang timbul. Ketidaknyamanan yang terjadi bisa berupa rasa tertekan, seperti diremas-remas. Rasa sakit dan ketidaknyamanan juga terasa di telapak tangan, bahu kiri, siku, rahang atau punggung. Gejala lainnya seperti kesulitan bernapas atau napas yang pendek, merasa tidak enak badan atau muntah, pusing, keringat dingin, dan muka pucat juga dapat dirasakan oleh seseorang penderit komplikasi penyakit jantung.

Faktor penyebab terjadinya serangan jantung itu sendiri bermacam-macam bisa dari usia yang anda miliki, jenis kelamin, riwayat keluarga, riwayat oenyakit jantung sebelumnya, kadar lemak dalam darah yang tinggi atau sering disebut hiperlipidemia, stress kronis, penggunaaan obat tertentu, dll.

Usahakan mengkonsumsi makan yang baik untuk pencegahan penyakit jantung seperti:

1. Mulai hari anda dengan semangkuk oats yang kaya asam lemak omega-3, folat, dan potasium.

2. Sedikit ptongan alpukat dalam roti lapis atau salad anda untuk penambah lemak sehat untuk jantung dalam diet anda.

3. Mengkonsumsi beri-berian yang sangat kaya akan zat anti peradangan yang mampu mengurangi resiko komplikasi penyakit jantung atau dapat juga untuk pencegahan penyakit jantung.

4. Lamtoro yang memiliki kandungan omega-3 plus omega-6 yang baik untuk kesehatan jantung jangka panjang anda.

5. Kedelai tak kalah ampuh menekan kolesterol jahat, dan karena mengandung sedikit lemak jenuh.


=====================================

>>> Kapsul Herbal Obat Jantung Untuk Mengembalikan Kesehatan Jantung, Membantu Mengobati Penyakit Jantung, Bantu Atasi Lemah Jantung, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Pencegahan Penyakit Jantung and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>